Prestasi yang luar biasa, terutama dari sisi
penjualan berhasil diraih PT. Astra Motor Honda, pada bulan Februari tahun ini
PT. AHM berhasil menjual skutik All New Honda Beat mencapai angka 175.339, hal
ini semakin menegaskan bahwa motor skutik honda segai raja skutik di
Indonesia. Model skutik honda tersebut
memberi kontribusi dominan pada penjualan motor honda secara keseluruhan yang
mampu menembus angka 322.113 unit. Menurut Thomas Wijaya, General Manager Sales
Divison PT. Astra Motor Honda Beat Model All New
Honda BeAT eSP dan All New Honda BeAT POP eSP, tercatat sebagai skutik terlaris. Hal itu sangat beralasan karena kedua tipe
Honda Beat tersebut telah dilengkapi Honda Smart Technology (Teknologi Pintar
Honda) yang meliputi Enhanced Smart Power (eSP), ACG Starter, Combi Brake
System (CBS), dan Idling Stop System (ISS).
Teknologi tersebut menjadikan skutik Honda semakin ramah lingkungan dan
hemat bahan bakar (www.tempo.co, 18/3/2015)
Selain menerapkan teknologi tersebut pada Honda
Beat, PT. Pabrikan Honda juga menerapkan teknologi serupa pada model baru
skutik Vario, yaitu All New Honda Vario 125 eSP dan All New Honda Vario 150
eSP. Bahkan ditengah lesunya pasar
motor, pada bulan Februari kemaren penjualan Honda Vario Series justru
terbilang menggembirakan yakni mencapai angka 119.877 unit (www.news.motoplus-online.com, 19/3/2015) dengan kata lain
bisa dibilang satu tangga di bawah penjualan Honda All New BeAT.
Teknologi Pintar Honda memiliki peran
signifikan dalam pencapaian angka penjualan skutik Honda di atas. Adanya teknologi pintar ini konon dilatar
belakangi oleh keinginan konsumen agar keluhan-keluhan mereka dalam menggunakan
motor skutik dapat teratasi. Beberapa
keluhan itu meliputi : Bunyi berisik
ketika tombol starter dihidupkan, performa yang tidak handal, bahan bakar yang
tidak hemat, tidak ramah lingkungan, serta sulitnya menemukan letak motor
terutama pada saat parkiran padat.
Berikut beberapa teknologi dan keuntunganny Teknologi Pintar Honda yang
ingin saya jelaskan secara sederhana.
Yang pertama adalah teknologi eSP (enchag Smart
Power) yang meliputi ACG Starter, Idling Stop System dan PGM-FI. Teknologi eSP menjadikan mesin lebih prima,
hembat bahan bakar dan ramah lingkungan.
Teknologi ACG Starter, dengan teknologi ini
suara motor menjadi halus saat tombol starter dihidupkan. Penyebab suara bletak pada motor skutik
umumnya disebabkan oleh adanya gesekan antara gigi dan coupling mekanis. Pada teknologi ACG Starter, generator dan
starter digabungkan sehingga kala mesin dihidupkan gesekan yang menimbulkan
bunyi berisik tidak terdengar lagi, bahkan nyaris tanpa suara.
Teknologi pintar lainnya adalah Idling stop,
teknologi ini memberi keuntungan dengan matinya mesin setelah 3 detik saat
berhenti, hal ini sangat bermanfa’at untuk mendinginkan sekaligus menjaga
performa aki dan mesin agar optimal juga menghemat bahan bakar terutama pada
saat berhenti di lampu merah. Untungnya
lagi cara menghidupkan mesin kembali gampang, tinggal tarik tuas dan putar gas,
mesin motor kembali hidup. Honda eSP dilengkapi dengan teknologi V-Matic, mesin
dirancang mengurangi gesekan, mengurangi energi terbuang percuma dan
memaksimalkan energi mesin melalui transmisi teknologi V-Matic sehingga kerja
mesin lebih halus dan stabil, bertenaga dan ramah lingkungan.
Teknologi PGM-FI, teknologi ini mampu mengatur
pasokan bahan bakar dengan injektor kelas dunia dan juga mengatur pasokan udara
untuk menghasilkan pembakaran yang sempurna sehingga mesin bekerja dengan efisiensi lebih baik.
Penggabungan teknologi eSP dan Idling Stop
System hasilnya lebih irit hingga 63 KM/lt.
Pada Honda Beat eSP penggunaan bahan bakar mencapai 1 liter untuk 63 KM,
akselerasi kecepatan mecapai 12,6 detik untuk jarak 0-200 M dengan kecepatan
maksimal 94 Km/Jam. Karena 1 KM sama dengan 1000 M, berati untuk jarak 1 KM
diperlukan waktu tempuh 12,6 detik x 5 = 63 detik. Sebagai ilustrasi bila diperkirakan jarak
Bandung – Jakarta adalah 150 Km (diumpamakan jalannya lurus dan tanpa hambatan),
maka waktu yang diperlukan dengan Honda BeAT eSP adalah 150 KM x 63 Detik =
9450 detik atau 154 menit atau 2,5 jam. Sedangkan
untuk All New Honda Vario 150 eSP dari tes ride yang dilakukan berhasil diraih
rekor 11,94 detik untuk jarak 0-200 M dengan konsumsi bahan bakar 37 KM/liter (www.solopos.com, 17/2/2015), artinya untuk 1
KM hanya memerlukan 0,027 liter. Bila harga bensin 6.800 per liter, maka dengan
menggunakan Vario 150 eSP menempuh jarak 1 KM diperlukan uang 0,027 x 6.800 =
183,6 rupiah (sangat murah bukan ?)
Teknologi Pintar yang lainnya adalah Teknologi
Answer Back System, dengan teknologi tersebut pemilik motor honda dapat
mengetahui letak/posisi motornya misal pada saat di parkiran. Teknologi tersebut menggunakan respon suara
dan lampu sein setelah kontroler yang ada pada kunci motor dipencet, kontroler
tersebut juga memiliki bagian untuk menghidupkan atau mematikan bunyi atau
lampu sein tersebut.
Teknologi Led Headlight, dengan teknologi ini
pengendara dapat dengan mudah untuk memperhatikan jalan atau objek yang ada di
depannya terutama kala berkendala malam hari, dengan Led Headlight pencahayaan
motor sangat terang. Hal ini juga
berguna kala berkendara siang hari, karena menyalakan lampu siang hari
diwajibkan untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan sebagai bentuk taat tata
tertib lalu lintas.
Teknologi pintar selanjutnya adalah Combi Brake
yang berfungsi untuk pengereman, baik pengereman ban depan, ban belakang, atau
kombinasi pengereman ban depan dan ban belakang, hal ini tentu sangat efektif
terutama pada saat pengereman mendadak, misal ketika akan menabrak sesuatu.
Selain menawarkan teknologi pintar yang oke
punya, produk Honda juga menawarkan fitur dan desain yang sangat menguntungkan
bagi konsumen, wajar bila pilihan mereka banyak tertuju pada skutik Honda.
Semoga tulisan ini bisa memberi gambaran sederhana
tentang teknologi pintar Honda dan keuntungannya. Lomba blog yang dilaksanakan
blogdetik dengan PT. AHM ini oke sekali.
Semoga bermanfa’at.
0 komentar:
Posting Komentar